Apapun peraturan kelulusannya, pelaksanaannya harus jujur

Posted: 2 April 2016 in Lagi Serius

Seperti tahun-tahun sebelumnya menjelang pelaksanaan UN saya selalu menuliskan postingan tentang harapan saya terhadap pelaksanaan UN yang jujur.Memang mulai tahun lalu, masalah kecurangan UN tidak terlalu menjadi pembahasan utama media. Ini karena nilai UN tidak lagi penentu kelulsan siswa. Kelulusan siswa sepenuhnya diserahkan ke sekolah.

Nilai UN sebagai penentu kelulusan diperkirakan menjadi  faktor utama memancing terjadinya kecurangan. Awalnya kelulusan ditentukan dari hasil UN saja, kemudian dibuat perpaduan antara nilai UN dan nilai sekolah, dan terakhir kelulusan benar-benar diserahkan kesekolah.Setelah beberapa kali peraturan tentang syarat kelulusan ini diubah, tetapi yang namanya kecurangan tetap terjadi, walaupun saat ini tidak seheboh tahun-tahun sebelumnya. Apapun alasannya kecurangan ini tidak boleh terjadi. Untuk itu pengawasannya harus semakin diperketat, bahkan jika terdapat kecurangan, hukumannya makin diperberat.

Seharusnya sekolah tidak perlu takut jika sekolahnya mendapar nilai ataupun peringkat yang rendah, asalkan proses pembelajaran sudah dilaksanakan dengan baik. Jika kita sudah mengajar dengan maksimal, namun nilai UN masih rendah, mungkin saja ada faktor-faktor lain yang belum menunjang seperti sarana dan prasarana yang tidak lengkap. Jika pemerintah benar-benar menggunakan data hasil UN sebagai pemetaan, harusnya ini bisa menjadi bahan untuk memberikan kebijakan-kebijakan terkait dengan perbaikan mutuh pendidikan.

UN jujur sangat lah penting, terlepas dari syarat kelulusan ataupun bukan menjadi syarat kelulusan. UN tahun 2011 adalah UN pertama yang saya lewati sebagai guru di SMA Negeri 3 Tapung. Dan selalu tiap tahun saya menyuarakan pentingnya kejujuran dalam pelaksanaan UN. Tidak terasa ternyata sudah 5 tahun saya berjuang untuk kejujuran dalam pelaksanaan UN ini. Sebahagian besar siswa-siswi lulusan SMA Negeri 3 tapung mungkin sudah menyelesaikan kuliahnya, bahkan juga sudah ada yang menjadi guru. Semoga apa yang dulu saya sampaikan, bahwa bagaimanapun kejujuran jauh lebih penting dari nilai-nilai yang ada di sertifikat hasil ujian nasional. Untuk apa nilai bagus, kalau itu diperoleh dari cara yang tidak jujur. Apapun alasannya UN harus jujur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s