Terpaksa Balikan Dengan Mantan

Posted: 7 Februari 2015 in Lagi Serius

Mungkin banyak orang yang akan galau jika saja saat telah menjalani hubungan yang lama, kemudian orang tua memperkenalkan dengan pasangan baru. Apalagi gebetan baru ini mungkin memberikan harapan yang jauh lebih baik dari pasangan lama. Bagai manapun nyamannya dengan pasangan yang lama, pastilah akan luluh hatinya jika orang tua menyarankan untuk menjalani hubungan baru, dan membantu memberikan fasilitas-fasilitas yang diperlukan.

Dengan berat hati, perlahan-lahan kita akan terbiasa dan merasa nyaman. Nyaman atau tidaknya hubungan baru ini tergantung kedekatan kita dalam menjalaninya. Jika merasa cocok berarti akan nyaman, jika merasa tidak cocok berarti merasa terpaksa. Ketika orang tua berubah pikiran, menyarankan kita untuk memutuskan hubungan baru dan kembali dengan mantan yang dulu, maka kita akan kembali galau. Bagi yang memang belum merasa nyaman dengan gebetan baru, pastilah merasa senang dan bahagia saat diminta balikan. Tetapi bagi yang telah berasil move on dan telah merasa bahagia dengan gebetan baru ini, pasti terkejut dan tidak akan mau putus begitu saja. Seandainya ada waktu, kita berupaya membuktikan kalau gebetan baru ini lebih baik.

Mungkin kegalauan seperti ini lah yang dirasakan oleh guru-guru ketika pelaksanaan Kurikulum 2013 yang terkesan dipaksakan. Namun suasana ini akan semakin menggalaukan ketika dikeluarkan instruksi untuk menghentikan pelaksanaan kurikulum 2013 dan kembali ke kurikulum 2006. Awal-awal berita ini dikeluarkan masih ada harapan untuk tetap bertahan dengan K 13. Ternyata sekolah-sekolah yang menjalankan K 13 baru 1 semester, memang harus kembali menggunakan KTSP.

Maaf K13, saya yakin kamu lebih baik, namun hubungan ini terpaksa kita akhiri sampai disini. Saya harus balikan dengan mantan atas permintaan orang tua. Waktu akan membuktikan bahwa kamu lebih baik dan mudah-mudah kita bertemu lagi.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s